Pahala dan Dosa

Ada banyak kasus tentang Islam yang dari dulu menjadi tanya bagi saya yang masih miskin akan iman. salah satu telah terjawab oleh post seorang blogger ( http://www.masfarid.blogspot.com/) , syukran ya Akhi ^_^

Kasus itu pun adalah :

kontraversi ( yang dulunya saya kira) ayat dalam qur’an tentang kebaikan kita sekecil biji zarah akan dibalas Allah (QS Al-Zalzalah) dan ketika kita telah kembali kepadaNya dalam membawa dosa, maka kita akan kekal dalam neraka. (QS : Thaahaa dan QS : Az-Zukhruf )

 Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan sebesar zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. ((QS. Al-Zalzalah 7)

==============================================================

“Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di dalam azab neraka Jahanam.” (Q.S. Az-Zukhruf [43]: 74)

“Sesungguhnya barang siapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahanam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.” (Q.S. Thahaa [20]: 74)

Disini saya yang awam bertanya tanya tentang ayat ayat tersebut, bagaimana jika :

seseorang yang mempunyai dosa dan pun pernah mengerjakan kebaikan sebesar zarah mendapat balasan? dengan neraka kah atau dibalas dengan kebaikan? bagaimana yah mekanisme yaumul Jaza esok?

Disini lagi saya yang telah miskin akan iman meragu.

Alhamdulillah ketika saya lagi random browsing ketemu blog yang diatas tadi, pertanyaan itu dijawab, Alhamdulillah.

Ada satu ayat yang menjawab “… Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (Q.S. Huud [11]: 114).

Maka menurut ayat diatas bisa diambil kesimpulan, bahwa pahala kita bisa menghapus dosa, maka jika pahala  sedikit untuk menghapus dosa, itulah yang dimaksud QS Az-Zukhruf tadi. Disitulah amal kebaikan walau sebesar zarah itu dipakai. Dan pernah saya membaca buku, jika kita shalat, maka dosa diletakkan dibahu kita dan dosa pun akan terjatuh ketika ruku’ dan sujud. ternyata benar yaaa :) benar benar awam dan miskin iman saya kemarin ga tau surat Hud  114 itu maknanya begitu. Alhamdulillah.

Disini kita bisa memakai analogi matematis, semisalnya si X mempunyai dosa 2000 dosa, dan kebaikannya 452 kebaikan. disini lah ada hitungan pada yaumul hisab itu (menurut saya),  akan dicari selisih antar dosa dan kebaikan si X itu, maka hasilnyaadalah 1548 dosa. maka disini lah kebaikan si X itu diimplementasikan dalam hitungan, dan pada akhirnya si X berdosa dan mendapat balasan 1548, bukan 2000. Maha adil Allah.

Satu lagi,  paradigma orang banyak tentang “semua musim itu pasti masuk surga pada akhirnya, tetapi harus keneraka dulu buat ngehapusin dosa”. Nah ini ternyata benar benar salah, saya pun sebelumnya percaya begituan (memang dasar miskin iman), ternyata :

(14). Dan sesungguhnya orang-orang yang banyak berbuat jahat (al-fujjar atau durhaka) benar-benar berada dalam neraka. (15). Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan. (16). Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu. (Q.S. Al Infithaar [82]: 14-16)
“Dan barang siapa yang ringan timbangan (kebaikannya), maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahanam.” (Q.S. Al-Mukminuun [23] : 103)

Dan barang siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat kami.” (Q.S.Al-A’raf [7]: 9)

Astagfirullahal’adzim.

2 thoughts on “Pahala dan Dosa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s